Background

OPTIMALISASI PELABUHAN PULAU BAAI

Berita
A
Admin Disperindag
15 Feb 2024
OPTIMALISASI PELABUHAN PULAU BAAI

Selasa, 30 januari 2024, di Aula Dinas Perindustrian Dan Perdangan Provinsi Bengkulu. Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Ir. Yenita Syaiful, M.Si Membuka acara Diskusi Fasilitasi Ekspor dan Sinokor Merchant Marine and Heung-A Shipping Line, Kegiatan ini dihadiri, PT. Pelindo 2 Pulau Baai Bengkulu, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkulu, Kantor Bea Cukai Bengkulu, Ketua Kadin Provinsi Bengkulu, PT. Bukit Angkasa Makmur, dan Para Pelaku Industri Besar lainya dam Para Pelaku UKM

Ir. Yenita Syaiful mengatakan, “Provinsi Bengkulu yang kaya akan komoditas pertanian dan sumberdaya energi dapat dimaksimalkan melalui distribusi ekspor jalur laut, dengan memanfaatkan Pelabuhan Pulau Baai”. Kehadiran pelabuhan Pulau Baai dapat menjadi alternatif utama daerah ini untuk melakukan ekspor komoditas seperti kopi, ikan, batu bara, minyak kelapa sawit, dan komoditas unggulan lainnya. Sayangnya, pelabuhan pulau Baai ini belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga beberapa komoditas tertentu khususnya hasil pertanian menjadikan pelabuhan Pulau Baai hanya sebagai pelabuhan transit ekspor, hal terjadi karena beberapa faktor teknis Seperti kurangya fasilitas bongkar muat serta muatan balik yang belum optimal.

upaya untuk mendorong bangkitnya perekonomian daerah tentunya memerlukan transportasi laut yang kuat, infrastruktur pelabuhan, dan berbagai sarana yang dapat diandalkan seperti armada kapal, sarana bongkar muat yang memadai untuk menopang geliat dari pembangunan ekonomi daerah.

Untuk itu kita harus meningkatkan kualitas pelayanan, harus mampu mempercepat waktu dalam bongkar maupun muat barang, kita juga harus memperbaiki infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM) di Pelabuhan. Dengan adanya Upaya tersebut tentu dapat memperbaiki dan meningkatkan perekonomian di daerah kita (PROVINSI BENGKULU). (Al) 

Tinggalkan Komentar

Komentar

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!