NGOPI KHAS BENGKULU JELANG NATARU
Kamis, 28 November 2024, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Ibu Hj. Foritha Ramadhani Wati, SE, M.Si menjadi narasumber pada acara “Ngopi (Ngbrol Pagi) Khas Bengkulu” bersama Host BETV Bengkulu Ibu Puspa. Acara tersebut mengusung tema Pendistribusian Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu mengatakan pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) maupun hari besar lainya biasanya kita akan menghadapi situasi terjadinya kenaikan harga pada bahan pokok. Oleh karena itu kami dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu akan melakukan pemantauan secara continue kepada Distributor, pelaku usaha, maupun kepasar-pasar tradisional dan ritel dengan harapan menjaga kestabilan harga terutama menjenlang NATARU.
Berikut ini ringkasan wawancara.
Host BETV Puspa, sejauh ini terkait ketersedian Bahan Pokok seperti apa buk ?
Pada kesempatan ini kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu bahwa Disperindag Provinsi Bengkulu sudah melakukan pemantauan langsung kepada para distributor, pelaku usaha, maupun ke pasar-pasar tradisional baik yang ada di Provinsi Bengkulu maupun yang ada di Kabupaten. Dari hasil pemantauan tersebut kita melakukan pelaporan seluruh Kabupaten/Kota setiap minggu pada hari jumat, kita juga sudah mempunyai link sehingga pelaporannya terintegerasi. Ini adalah salah satu upaya kita untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dalam rangka menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional dan tahun baru serta situasi, kondisi, dan kejadian yang terjadi musiman. Situasi seperti ini memang selalu terjadi kenaikan harga pada bahan pokok yang diakibatkan tingginya permintaan bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyrakat.
Dari laporan ini apa yang Ibu evaluasi, apakah ada bahan-bahan yang terindikasi akan terjadi kekurangan ?
Dari hasil pemantauan pada distributor dan dari pelaporan yang sudah dilaporkan oleh para kontributor dari Kabupaten/Kota. Nanti kita akan monitor beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan diatas harga eceran, karena kita sudah ada panduan tentang harga eceran tertinggi terkait bahan pokok, ini kita evaluasi disisi mana produk bahan pokok yang ketersediannya sedikit. Langkah-langkah yang kita ambil nanti berdasarkan hasil dari pelaporan yang sudah dilakukan. Untuk mengantisipasi contohnya ada produk bahan pokok yang minim kita segera melakukan kerja sama antar daerah terutama dengan provinsi-provinsi yang surplus. Kepada seluruh Bapak/Ibu masyarakat Provinsi Bengkulu tidak usah khawatir, karena berdasarkan hasil pemantauan kita, bahwa ketersediaan bahan pangan khususnya sembako di Provinsi Bengkulu ini alhamdulillah relatif aman untuk mengahadapi NATARU.
Sejauh mana kewenangan Disperindag Provinsi Bengkulu terkait jaminan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat khususnya hari raya besar?
Kalo bicara kewenangan tentu ada legalitas yang mendasari. Pertama Disperindag dalam melaksankan tugas dan pokoknya mengacu pada UUD. NO. 23 TAHUN 2014 Tentang Pemerintah Daerah kemudian peraturan Kementerian Perdagangan No.22 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur No.35 Tahun2017 Tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kewenangan ini menyangkut tupoksi kami mempunyai tugas khusus dalam rangka kita memastikan sejauh mana ketersediaan bahan pokok yang ada di Provinsi Bengkulu kemudian kita juga memonitor bagaimana kelancaran distribusi, kita juga memonitor mengenai lonjakan kenaikan harga dengan harapan ke-3 poin tugas pokok ini dapat kita integrasikan nantinya kepada pihak-pihak terkait.
Untuk koordinasi kepada stakeholder terkait seperti Bulog itu sejauh mana koordinasinya ?
Dalam menjaga kestabilan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga kita mempunyai Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) kemudian kita juga punya beberapa mitra kerja seperti Bulog. Bulog ini adalah sebagai baperstock pangan yang ada di Provinsi Bengkulu. Apabila dirasakan hasil dari evaluasi pelaporan dan monitoring kita kepada para distributor, itu terjadi ketersedian bahan pangan yang minim dan terjadi kenaikan harga maka Bulog akan menyediakan komuditi untuk kita melakukan langka-langka strategis dalam rangka menjaga kenaikan harga dan memenuhi kebutuhan pangan dalam bentuk operasi pasar, sidak kepasar-pasar dan kita akan melakukan strategi seperti Pasar Murah terhadap beberapa komuditi yang mengalami kenaikan harga. Termasuk juga kerjasama dengan Satgas Pangan dalam melakukan sidak agar tidak terjadinya penimbunan oleh para distributor dan para pelaku usaha yang ada dipasar.
Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang NATARU sendiri itu bagaimana buk ?
Pada prinsipnya kenaikan harga itu terjadi karena meningkatnya permintaan sementara ketersediaanya bahan panganya kurang, nah kondisi ini terjadi apabila di Indonesia ini khususnya diseluruh daerah kita mengalami hari-hari besar keagaman nasional dan even-even. Ini tentu akan mempengaruhi kenaikan harga, faktor penting juga seperti cuaca. Dalam rangka menjaga kestabilan harga, kita mengacu pada harga eceran tertinggi yang sudah dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan, contohnya minyak goreng khususnya (minyak kita) itu dijual paling tinggi pada harga 16.000, Ketika terjadi kenaikan diatas 16.000 maka kita akan segera Oprasi Pasar dan Sidak ke distribotur apakah memang terjadi kelangkaan/terjadi penimbunan, nah harapanya juga kita menghimbau masyarakat supaya kejadian-kejadian yang musiman ini, terkait menyambut NATARU atau hari besar lainya agar masyarakat tidak panik. Karena pemerintah selalu berusaha agar menahan terjadinya lonjakan kenaikan harga bahan pokok ini seminimal mungkin.
Berita Terbaru
Serah Terima Jabatan Kepala Dinas
22 Jan 2026
Data Stok Bahan Pokok Per 18 November 2025
20 Nov 2025
Audiensi Pembahasan Kawasan Industri Pulau Baai
25 Aug 2025
Reakreditasi UPTD Pembinaan dan Pengawasan Mutu Barang (PPMB) Tahun 2025-2030
21 Aug 2025
Pembahasan Roadmap Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu
21 Aug 2025
Info Lainnya
Temukan berita dan informasi terbaru lainnya di website kami.
Tinggalkan Komentar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!