HADIR DI BENGKULU, GUBERNUR ROHIDIN LAUNCHING CONTAINER EXPORT, BIKIN PRODUK UNGGULAN MENDUNIA !!
Untuk meningkatkan produk komoditi unggulan Provinsi Bengkulu hasil Industri, UMKM di pasar Internasional. Rabu, 03 april 2024, bertempat di PT. Pelindo Regional II, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah me-launching Container Export di Pelabuhan Pulau Baai, bersama dengan stackeholder terkait.
Pelabuhan merupakan salah satu variabel utama penentu penggerak ekonomi daerah. Untuk melihat perkembangan ekonomi suatu daerah dapat dilihat dari aktifitas pelabuhannya. Dengan hadirnya Container Export yang “standby” di Pelabuhan Pulau Baai diharapkan permasalahan terkait pengiriman produk ekspor Provinsi Bengkulu yang selama ini menggunakan pelabuhan ekpor provinsi lain dapat teratasi sehingga pengiriman produk unggulan Provinsi Bengkulu dapat lebih aman, murah, cepat dan lebih berkualitas.
"Launching container export ini hanyalah bagian kecil dari proses penjang membangun ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri. Oleh karena itu, saya mengharapkan para eksportir, pelaku usaha dan UMKM dapat bekerja sama untuk memanfaatkan kontainer yang telah disediakan ini," ungkap Gubernur.
Dengan adanya kontainer ekspor ini, maka tidak akan ada double handling atau penanganan ganda, sehingga akan lebih efektif dan efisien. Rohidin menambahkan, kehadiran fasilitas di pelabuhan ini harus didukung dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, terutama di jenjang pemerintah setempat.
"Ketika ada kebijakan baru dalam pergerakan perekonomian daerah, tolong disambut secara berjenjang. Informasikan ke kabupaten dan kota agar terjadi sinergi maksimal bersama bupati dan walikota untuk mencapai tujuan bersama," tegas Rohidin.
Untuk diketahui, dari sembilan kabupaten dan satu kota, wilayah Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang merupakan daerah dengan potensi pertanian holtikultura dan perkebunan kopi. Pada tahun 2023 Rejang Lebong telah melakukan ekspor kopi ke Singapura melalui pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Di sisi lain, Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Tengah merupakan penghasil sawit dan karet. Pada tahun 2023 telah melakukan ekspor karet melalui pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Selama ini produk yang telah diekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu adalah batu bara.
General Manager (GM) PT Pelindo Regional II Capts. S. Joko pihaknya menargetkan ekspor komoditi unggulan Provinsi Bengkulu mencapai 200 m3 perbulannya. "Ini terobosan baru sehingga tidak ada lagi doble handling. Tentunya akan mempermudah ekspor komoditi unggulan yang ada Bengkulu. Ada target 10 Ribu meter kubik sehari, jadi dalam sebulan itu bisa 200 ribu kubik pengiriman.
Pada kesempatan dilakukan pelepasan komoditi ekspor berupa kayu dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu langsung menuju tujuan Qindao Port, China.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Prov. Bengkulu Suharto, Sekretaris Daerah Isnan Fajri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Hj. Foritha Ramadhani Wati, SE. M.Si, Direktur Utama PT Pelindo, Bapak Arif Suhartono, Bapak Siregar dari PT. Winarapan, Badan Karantina, KSOP, Dinas Perhubungan, Bappeda, Biro Ekonomi dan Eksportir.
Berita Terbaru
Serah Terima Jabatan Kepala Dinas
22 Jan 2026
Data Stok Bahan Pokok Per 18 November 2025
20 Nov 2025
Audiensi Pembahasan Kawasan Industri Pulau Baai
25 Aug 2025
Reakreditasi UPTD Pembinaan dan Pengawasan Mutu Barang (PPMB) Tahun 2025-2030
21 Aug 2025
Pembahasan Roadmap Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu
21 Aug 2025
Info Lainnya
Temukan berita dan informasi terbaru lainnya di website kami.
Tinggalkan Komentar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!