Background

AUDENSI RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH PUSAT PERTUMBUHAN INDUSTRI (WPPI) PROVINSI BENGKULU DENGAN DIREKTORAT PERWILAYAHAN INDUSTRI KEMENPERIN

Berita
A
Admin Disperindag
28 Feb 2024
AUDENSI RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH PUSAT PERTUMBUHAN INDUSTRI (WPPI) PROVINSI BENGKULU DENGAN DIREKTORAT PERWILAYAHAN INDUSTRI KEMENPERIN

Provinsi Bengkulu memiliki potensi sektor perkebunan, pertambangan dan perikanan yang cukup besar yang belum terkelola secara maksimal. Hal ini disebabkan banyak faktor, di antaranya faktor transportasi dan keterbatasan investasi dalam mengolah komoditi tersebut mulai dari hulu sampai hilir. Untuk itu diperlukan upaya Pemerintah Daerah guna peningkatan nilai komoditi  melalui hilirisasi industri guna terciptanya kesejahteraan rakyat. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Bappeda dan Disperindag Provinsi Bengkulu melakukan audiensi ke Direktorat Perwilayahan Industri Kemenperin RI untuk mendukung pengembangan WPPI yang ada disekitar Provinsi Bengkulu.

Dari audensi tersebut dimungkinkan kawasan industri Provinsi Bengkulu masuk kedalam pembangunan program strategis nasional yaitu 1) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai, Jalan Tol Bengkulu – Sumatera Selatan, Jalur Rel Kereta Api Bengkulu – Lubuk Linggau, dan Tol Laut Dermaga Pulau Baai. KI ini juga akan menjalin sinergi dengan WPPI yang ada di Sumatera Bagian Selatan.

Keterhubungan rencana Pembangunan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai dengan rencana WPPI, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Tim Bappeda Provinsi Bengkulu disampaikan pada audiensi pengusulan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) Provinsi Bengkulu. Audiensi Tim Provinsi Bengkulu bertemu langsung dengan Bapak Dr. Ir.Heru Kustanto, M.Si selaku Direktur Direktorat Perwilayahan Industri Kemenperin RI. Bapak Heru menyambut baik upaya dan semangat Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan kawasan industri Pelabuhan Pulau Baai. Untuk itu, Bapak Direktur mengupayakan usulan kawasan Industri Pulau Baai masuk dalam revisi RIPiN dan menjadi proyek strategis yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029 yang saat ini tengah disusun rancangan teknokratiknya di Bappenas berdasarkan usulan dan masukkan proyek dari Kementerian/Lembaga. Beliau mengharapkan nama Bengkulu dapat dikenal di Nasional melalui penetapan kawasan industri Provinsi Bengkulu sebagai proyek strategis Nasional untuk mempermudah proses hilirisasi industri dan investasi di Provinsi Bengkulu. (EN)

Tinggalkan Komentar

Komentar

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!