Responsive image

Targetkan ISO/IEC 1705:2017 pada Reakreditasi Laboratorium: UPTD PPMB mengadakan Sosialisasi Internal

Diposting oleh : ADMIN | 2019-10-22

Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembinaan dan Pengawasan Mutu Barang (PPMB) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Hari ini, Selasa, (22/19/2019) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, yang diwakili oleh Sekretaris, Ibu Surya Ofiana, SE., M.Si membuka kegiatan sosialisasi ISO/IEC 1705 : 2017 bertempat di Ruang Pertemuan UPTD Pembinaan dan Pengawasan Mutu Barang (PPMB) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu dengan mendatangkan narasumber pusat yang berasal dari Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Puslit Kimia LIPI) dengan peserta seluruh Karyawan dan Karyawati UPTD PPMB Provinsi Bengkulu selaku Pelaksana Teknis pengujian dan pengawasan mutu barang.

 

Dalam sambutannya Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Hemamalini, S.SN menyampaikan bahwa ISO/IEC 17025 merupakan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi adalah standar ISO utama yang digunakan oleh laboratorium pengujian dan kalibrasi. Lebih lanjut Ketua Panitia dan juga Kepala UPTD PPMB menjelaskan Di sebagian besar negara, ISO/IEC 17025 adalah standar di mana sebagian besar laboratorium harus memiliki akreditasi agar dianggap kompeten secara teknis. Dalam banyak kasus, pemasok dan otoritas pengawas tidak akan menerima hasil pengujian atau kalibrasi dari lab yang tidak terakreditasi. Oleh karenanya ISO/IEC 1705 : 2017 ini sangat penting dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan serta manajemen laboratorium.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris, Ibu Surya Ofiana, SE., M.Si menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung upaya Pemeririntah Provinsi Bengkulu untuk mendorong pertumbuhan ekspor barang dan non migas kontribusi industri hilir yang bernilai tambah dan jasa, maka diperlukan pengawasan dan pengendalian terhadap mutu barang ekspor dan impor di Provinsi Bengkulu.

 

“PPMB Bengkulu sebagai lembaga penjamin mutu barang hasil laboratorium pengujian harus dapat menghasilkan data yang valid, akurat dan tertelusur, untuk memastikan keakuratan hasil pengujian tersebut yang akhirnya akan melindungi konsumen/pengguna barang hasil uji tersebut”, demikian disampaikan Sekretaris Disperindag Provinsi Bengkulu.

 

Penerapan ISO/IEC 1705:2017 dinilai sangat penting, karena akan memungkinkan laboratorium menerapkan sistem mutu dan menunjukkan bahwa secara teknis baik peralatan dan sumber daya manusia laboratorium secara teknis memiliki kompetensi teknis yang telah ditentukan ISO/IEC 1705:2017 itu sendiri.

 

Saat ini laboratorium pengujian UPTD PPMB Provinsi Bengkulu telah terakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nsional), adalah Lembaga di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia dengan tugas utama memberikan akreditasi kepada Lembaga Penilai Kesesuaian, yaitu Lembaga Sertifikasi, Laboratorium, Lembaga Inspeksi, Penyedia Uji Profisiensi dan Produsen Bahan Acuan.

 

“Dan dalam waktu dekat UPTD PPMB Provinsi Bengkulu akan menghadapi proses reakreditasi KAN terhadap Manajemen Laboratorium, dan berharap dapat mempertahankan status akreditasnya dengan mencapai ISO/IEC 1705:2017 ini, sehingga tetap dapat menjadi Lembaga Terpercay, sehingga dapat mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bengkulu”, Harapan Bapak H. Lierwan, SE Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, yang disampaikan melalui Sekretaris.

Pembukaan Sosialisasi ISO/IEC 1705 : 2017 dihadiri oleh Eselon III dan IV di Lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu.


Photo Kegiatan



bookmark Tags :